Kaderisasi dan Regenerasi

11 Februari 2022, M Choy Anwar
Alhamdulillah kita dilahirkan dalam keadaan Islam, dalam lingkungan yang mayoritas bergama islam ahlus sunah wal jamaah. Bisa merasakan aman dan nyaman dalam beribadah, berjamaah d Masjid/Mushola, bahkan banyak sekali majlis dzikir, majlis ta'lim dan majlis maulid baik tingkat RT,RW,Kelurahan,kabupaten bahkan tingkat Nasional😀. 
Akan tetapi Kita tak akan tahu apa yang akan terjadi kelak. Apakah setelah ketika kita meninggal, anak turun kita dapat merasakan kenikmatan islam?,apakah  anak turun kita dapat melanjutkan perjuangan kita?, Apakah anak turun kita mau ikut yasin tahlil d lingkungan?, Apakah anak turun kita mau ikut majlis dzikir dll?, Apakah anak turun kita tetap berjamaah? Terlebih apakah anak turun kita mau untuk Ngopeni(berjuang) menghidupkan majlis majlis tersebut?
Maka dari itu maka kita sangat perlu untuk mengadakan kaderisasi dan regenerasi. Bagaimana caranya? Selain selalu memohon Perlindungan Naungan dan Hidayah dari Allah SWT, kita harus sering mengajak anak turun kita mengikuti kegiatan kegiatan yang kita ikuti. Sebagai contoh, kita ajak anak turun kita untuk berjamaah d mushola, kita ajari untuk adzan lalu pujian. Karena  anak kecil itu tak akan langsung suka jika di suruh sholat. Dengan meraka adzan,pujian maka pasti akan ikut jamaah. Kalau mereka bercanda,bergurau bahkan membuat gaduh maka tegur dengan kata kata yang santun jangan dimarahi,karena apa? Karena masa mereka(anak anak) adalah masa bermain. Makmurnya Mushola/Masjid itu terletak pada anak anak,semakin banyak anak kecil maka semakin jaya masjid tersebut.
Contoh lagi jika kita aktif dalam majlis dzikir n maulid,maka ajak anak turun kita untuk menghadirinya, kalaupun ketika menghadiri acara tersebut,anak kita tidur,anak kita mengajak untuk bermain di luar masjid ,ya biarkan saja,namanya juga anak kecil. Bagaimana mungkin mereka akan suka kalau tidak kita ajak sejak kecil.
Terlebih jika kita sebagai penggerak majlis tersebut,maka kenalkan mereka dengan berbagai macam tugas,, dengan harapan mereka dapat meneruskan perjuangan kita.
Bagi yg biasa bertugas,sering ajak anak/siapapun yang usianya dibawahmu, misal kita sebagai penabuh rebana,maka latihlah anak anak sebaik baik mungkin,jika sudah berlatih dengan sungguh sungguh maka berilah mereka porsi untuk menampilkan apa yg sudah dipelajarinya. Jangan menunggu 100% mereka menguasai tekhniknya,karena tekhnik akan terbentuk melalui jam terbang 
Ibarat pemain Volly,jika hanya latihan passing tanpa pernah dimainkan maka  lama lama mereka akan berhenti berlatih.
Mari kita lakukan Kaderisasi dan Regenerasi pada semua lini, agar ketika kita mati mereka semua menjadi penerus perjuangan kita,dengan begitu kita sudah berusaha menghidupkan agama Allah SWT.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Bahagia

CERITOKU MUSDA 2023 n HAUL PELEM 2023