Maulidan, Oyi
Maulidan,Oyi
Oleh: M Choirul Anwar
Tekhnologi Informasi dari tahun ke tahun mengalami perubahan lebih baik dan bisa dikatakan semakin canggih, akan tetapi fitnah, aib, berita hoax semakin tersebar dengan nsangat mudah. Berbagai jenis minuman tersedia dengan mudah di pasaran akan tetapi air bersih semakin berkurang karena hutan dibantai tanpa diimbangi dengan reboisasi, sawah jadi rumah dan gedung. Ilmu semakin mudah didapat, adab dan akhlak semakin lenyap. Belajar semakin mudah,guru semakin tak dihargai. Populasi manusia semakin banyak tetapi rasa kemanusiaan semakin memudar. Semua itu merupakan fakta yang tidak dapat dipungkiri dan itu semua dikarenakan krisisnya keteladanan.
Krisis itu jauh lebih bahasa dibanding dengan krisis energi, pangan, air dan ekonomi. Hal tersebut merupakan akbibat dari kurang mengenalnya ke sosok manusia yang sempurna,jujur,amanah, dan adil yaitu Nabi Muhammad SAW.
Dalam surat Al Ahzab ayat 21 telah termaktub" sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu(yaitu) bagi orang orang yang mengharap(rahmat) Allah SWT dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah"
Dengan teladan teladan yang dicontohkan Rasulullah SAW, telah tertanam jiwa jiwa rela berkorban demi memperjuangkan agama islam pada sahabat Rasulullah SAW. Sayyidina Ali bin Abi Thalib rela menggantikan posisi tidur Rasulullah saat malam peristiwa Hijrah. Sayyidina khodijah merelakan semua hartanya untuk memperjuangkan agama islam. Bilal bin robah rela mati jika harus kembali menyembah berhala. Thalhah bin Ubaidillah rela berkorban n akhirnya wafat saat melindungi Nabi dari serangan Musuh. Sayyidina Usman bin Affan siap membiayai peperangan melawan kaum musyrikin. Semua itu terjadi bukan secara instant,melainkan berkat teladan yg dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Hal tersebut menunjukkan sebuah teladan lebih menancap dibanding sekedar omongan.
Salah satu cara untuk mengeratkan kembali manusia akan makna dan nilai akhlak mulia Rasulullah yaitu dengan peringatan Maulid Nabi yang mana didalamnya dibacakan sirah sirah nabi seperti dibacanya maulid simtut dhuror, maulid ad diba'i, maulid al barjanji, dilantunkannya qosidah qosidah sholawat dan masih banyak lainnya.
Biarkan ada kelompok yang mengatakan maulid Bidngah dengan beberapa argument, yang terpenting kita tetap berpendapat bahwa peringatan Maulid adalah Bidngah Khasanah yang harus tetap kita laksanakan. Selain itu dengan adanya peringatan Maulid Nabi akan terjalinnya silaturahmi yang baik antar muslim dan akan muncul mahabbah/rasa cinta kepada Rasulullah SAW.
Semoga kita semua diakui sebagai umat Nabi Muhammad SAW dan pantas mendapat Syafa'atnya.
Aamiin

Mantab Gus.
BalasHapusLanjutken...