Indahnya perjuangan
Bismillah, Hidup yang kita miliki hakekatnya adalah anugerah dari Sang Khalik, yakni Allah SWT. Seluruh umat manusia yang beriman pasti sepakat bahwa hidup yang Tuhan berikan kepadanya pasti ada tujuan. Kita dihidupkan setidaknya karena kita dikasihi oleNya, oleh sebab itu sudah selayaknya kita menyukuri anugerah yang berupa hidup.
Manusa diciptakan oleh Allah SWT mempunyai 2 fungsi yaitu sebagai hamba Allah dan sebagai Khalifah. Khalifah merupakan orang yang diberi kepercayaan untuk mengelola dan merawat bumi serta mengatur kehidupan dimuka bumi dengan mengacu kepada rambu-rambu Allah (Al-Quran) agar segala kiprahnya snantiasa mempunyai nilai ibadah kepada Allah SWT. dan bermanfaat bagi umat manusia.
Untuk dapat mewujudkan tujuan Allah SWT menciptakan kita, maka tentunya semua itu butuh Perjuangan yang ekstra. Sejak kecil kita harus berjuang untuk menjadi manusia yang mempunyai ilmu yang cukup serta mempunyai perilaku yang baik. Dengan ilmu yang baik terutama ilmu agama yang baik didukung dengan akhlak serta perilaku yang baik maka akan sangat membantu kita dalam berjuang mewujudkan tujuan Allah SWT menciptakan kita. Ketika beranjak dewasa kita juga harus berjuang untuk menjadi sesosok manusia yang dapat bermanfaat bagi manusia lain, sesuai dengan sabda Rasulullah Saw: sebaik baiknya manusia adalah yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
Dalam melaksanakan perjuangan tentunya kita akan mengalami beberapa ujian, dan tantangan. Dan kata orang orang yang sudah lama berjuang “ Sebuah perjuangan jika berjalan mulus rasanya tak akan nikmat”. Penulis pernah mendapat sebuah nasehat kunci berjuang adalah sungguh sungguh, sabar, ikhlas dan pantang menyerah. Jangan sekali kali kamu mengeluh, jangan sekali kali kamu menggerutu dalam berjuang, karena ketika kamu menggerutu pun yang mengerjakan perjuangan itu tetap kamu. Dan ketika kamu menggerutu sangat jelas bisa saja kamu hanya kan mendapat capek tanpa mendapat pahalanya berjuang.
Para kyai dan guru guru sudah memberikan contoh dalam perjuangan yang sungguh sungguh pasti akan panen sebuah kemanisan. Kita lihat bersama sama para kyai atau guru ngaji yang secara istiqomah dalam mengajar dalam mengabdikan ilmunya mayoritas memiliki keluarga yang harmonis, putra putri yang sholeh dan rejeki yang tak disangka sangka darimana datangnya. Tapi tentunya selain mengajar mereka semua juga berusaha mencari ma’isyah atau penghidupan dengan kadar berbeda beda setiap individunya.
Penulis pernah mendapat sebuah dawuh dari seseorang” seseorang yang berjuang itu insyaallah akan diberi rasa sabar dan syukur melebihi orang orang pada umumnya, dan sampeyan lihat jika dia(si pejuang) tak memperlihatkan kesuksesannya maka lihatlah anak turunnya pasti aka nada yang sukses karena memperoleh buah perjuangan dari pendahulunya” . dari situ penulis menggaris bawahi bahwa seseorang yang berjuang / mengabdi selain dia mendapatkan rasa sabar, syukur dan pahala mengabdi. Sesungguhnya dia melakukan sebuah riyadhoh untuk keluarganya, dan barokahnya akan dirasakan juga oleh keluarganya.
Mudah mudahan kita semua digolongkan sebagai hamba Allah yang sholeh dan dapat memberikan manfaat bagi lainnya.

Perjuangan butuh kesabaran, kesabaran membuahkan kesuksesan....
BalasHapusLeres pak😊
HapusButul. Kalau Allah menghendaki manusia tetap berada di zona nyaman tentulah Allah tak akan menurunkan manusia ke bumi. Dia akan menempatkan manusia di surga yang serba ada. Nyatanya, Allah menurunkan manusia ke bumi yang serba harus mencari. Butuh Allah, mencari. Butuh ngerti hakikat diri, mencari. Butuh damai, mencari. Butuh ketercukupan hidup, mencari. Mencari-berjuang, adalah sebuah keniscayaan. Gampang saja bagi Allah untuk memasukkan manusia ke surga. Tapi apa iya dengan gratisan...
BalasHapusTerimakasih pak,,,mdh2n dapt iistiqomah dlm berjuang
HapusMenarik, mari terus berjuang.. . .
BalasHapusSiap..nyuwun bimbingannya
HapusSelamat berjuang. Sabat dan jalani proses
BalasHapusNyuwun bimbingannya pak
Hapus